






- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk minum matcha. Sebuah karya yang memadukan Shino dan glasir besi, menampilkan warna api yang indah. Glasir besi hitam yang mengilap memberikan keanggunan luar biasa dan keunikan tersendiri pada Mangkok Teh Shino ini.
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ140mm
- Tinggi
- 123 mm
- Berat
- Sekitar 500g
- Tekstur
- Bagian putih susu memiliki tekstur yang terasa hangat dan menyatu di tangan. Bagian hitam dari besi memiliki tekstur yang sedikit kasar dan terasa dingin.
Ciri Khusus Karya
Di langit kelabu perak yang mulai menggelap, hujan lewat berlari miring. Di atas glasir Shino yang kebiruan, garis-garis merah api tersapu ke arah yang sama, satu demi satu: seperti sesaat ketika hujan yang turun memantulkan matahari terbenam dan mengambil warnanya.
Di bahu, di satu tempat, glasir besi hitam pekat bertahta seperti malam yang mendekat. Perhatikan lebih dekat, dan di dalam hitam itu ada butiran halus perak, seperti bintang yang muncul lebih awal.
Di dalam, bagian dalamnya kelabu perak seolah dibasuh hujan, dan di tepinya hitam dan merah api bergantian. Mangkuk besar dengan dinding tinggi: dipegang kedua tangan, seperti memeluk langit yang menjelang malam. Kakinya dibiarkan berupa kulit kasar tanah liat Mogusa.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi







Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat membersihkan, harap gunakan spons atau kain lembut untuk mencuci dengan tangan. Jangan gunakan spons yang mengandung bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan