







- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk minum matcha. Shino Chawan dengan warna yang mencerminkan lanskap langit fajar, memancarkan keheningan dan nuansa wabi-sabi yang mendalam.
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ120 mm
- Tinggi
- 100 mm
- Berat
- 330 g
- Tekstur
- Sentuhan yang menonjolkan tekstur khas tanah Mogusa, menghadirkan sensasi alami dari permukaan tanah.
Ciri Khusus Karya
Merah api yang dalam melintasi mangkuk dalam lapisan-lapisan miring: awan yang dibakar matahari, dicabik angin, semuanya mengalir ke arah yang sama. Putih keabuan di antaranya adalah langit yang belum dijangkau cahaya.
Di bibir mangkuk, awan yang membara berkumpul dan warnanya menguat — tepi langit tempat cahaya paling banyak terkumpul. Makin ke bawah, awan mengurai dan langit keabuan terbuka lebar.
Lihat ke dalam, dan arus itu sudah berlalu. Hanya sedikit merah api tersisa di dasar; selebihnya putih keabuan yang tenang. Dalam satu mangkuk, langit yang masih membara dan langit yang sudah padam.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi








Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat mencuci, harap gunakan tangan dengan spons atau kain lembut. Jangan gunakan spons yang mengandung bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan