







- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk minum matcha. Shino Chawan yang mencerminkan ketenangan senja musim gugur dan kabut yang menyelimuti bumi, memancarkan nuansa wabi-sabi yang mendalam.
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ132 mm
- Tinggi
- 96 mm
- Berat
- 349 g
- Tekstur
- Sentuhan yang menonjolkan tekstur khas tanah Mogusa, menghadirkan sensasi alami dari permukaan tanah.
Ciri Khusus Karya
Langit senja yang memerah, sementara kabut tipis yang dibawa angin dingin menyelimuti bumi dengan warna biru. Seolah menyimpan pemandangan itu, merah kecokelatan mewarnai seluruh mangkuk dan kelabu yang sedikit kebiruan melebur ke dalamnya dengan tenang.
Udara jernih dan dingin di akhir musim gugur, ketika hari-hari makin pendek. Di bibir mangkuk, merah menjadi setingkat lebih pekat, seperti punggung bukit tempat cahaya terakhir bertahan paling lama.
Lihat ke dalam, dan hanya ada kelabu kebiruan; tak sedikit pun merah dari luar sampai ke sini. Satu sisi di bawah matahari, satu sisi tenggelam dalam kabut. Satu mangkuk seolah memiliki keduanya.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi








Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat mencuci, harap gunakan tangan dengan spons atau kain lembut. Jangan gunakan spons yang mengandung bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan