







- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk menikmati matcha. Shino Chawan yang menghadirkan warna tenang dalam keheningan, serta lanskap alami yang tercipta dari perpaduan api dan tanah, menghadirkan kedalaman rasa
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ120 mm
- Tinggi
- 90 mm
- Berat
- 240 g
- Tekstur
- Tekstur tanah Mogusa yang khas terasa menonjol di permukaannya, memberikan sentuhan alami.
Ciri Khusus Karya
Putih susu yang membungkus memenuhi hampir seluruh mangkuk. Merah api hanya samar, mundur ke bibir dan bagian bawah, seperti terangnya pagi setelah salju turun, ketika cahaya masih lemah.
Permukaan putihnya memiliki tekstur halus dan lembut. Saat diangkat, terasa lebih ringan dari mangkuk mana pun dalam seri ini: dibuat tipis, sehingga putihnya tampak makin tipis dan jernih.
Lihat ke dalam, dan putih susu yang sama, dengan merah api samar yang merembes hanya di dekat dasar, seolah warna tanah masih tersisa di bawah salju.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi








Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat mencuci, gunakan spons atau kain lembut dan cuci dengan tangan. Hindari penggunaan spons dengan bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan