







- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk minum matcha. Shino Chawan yang mencerminkan keheningan gunung yang tersapu cahaya senja.
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ135 mm
- Tinggi
- 115 mm
- Berat
- 510 g
- Tekstur
- Sentuhan yang menonjolkan tekstur tanah Mogusa (tanah langka)
Ciri Khusus Karya
Yūmine (夕峯) — keindahan hening cahaya senja di puncak gunung
Saat matahari yang tenggelam membungkus pegunungan dengan lembut dan meninggalkan kilau samar di sepanjang punggung gunung.
Seolah menyimpan permainan cahaya dan bayangan yang berubah itu, chawan Shino ini membiarkan merah api merembes pelan ke dalam putih susu yang tenang, lalu menetap di sana.
Gradasi halus glasirnya jatuh seperti bayangan di punggung gunung yang berkabut, dan merah apinya mengingatkan pada detik terakhir saat matahari terbenam mewarnai lereng. Kehangatan yang tersimpan dalam keheningan, dan sisa cahaya yang lembut, memberi kedalaman pada mangkuk ini.
Di tangan, permukaannya yang halus dan terasa lembap pas di jari; dengan teh di dalamnya, terasa resonansi yang tenang menyebar.
Sebuah mangkuk yang menyimpan sesaat cahaya dan bayangan, dan membangkitkan kerinduan yang lembut.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi








Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat mencuci, harap gunakan tangan dengan spons atau kain lembut. Jangan gunakan spons yang mengandung bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan