






- Jenis
- Shino
- Detail
- Wadah untuk minum matcha. Warna api yang muncul dengan indah seperti menyilang. Tekstur halus yang terasa hangat dan menyatu di tangan.
- Bahan
- Tanah Mogusa (tanah langka)
- Ukuran
- φ130mm
- Tinggi
- 95 mm
- Berat
- 420g
- Tekstur
- Tekstur yang halus dan lembut, terasa seperti menempel di tangan
Ciri Khusus Karya
Mangkuk yang mengingatkan pada pegunungan musim dingin saat fajar menyingsing. Glasir kelabu perak kebiruan menyelimuti udara yang hening dan dingin, dan di atasnya merah api melintas miring, seperti cahaya pagi yang merayap di punggung gunung.
Di sisi depan, satu bidang merah api berbentuk gunung kecil. Cahaya jatuh berbeda pada tiap sisi, dan makin diputar, makin terasa malam beranjak pergi. Merah api menarik garis tipis di sekeliling bibir mangkuk.
Di dalam, glasir mengendap menjadi putih susu, dan merah api melintasinya lebar seperti bayangan pagi. Kakinya tanah liat Mogusa berwarna jingga cerah. Di antara kedua tangan, dengan tenang, fajar menyingsing.
Diperkirakan akan dikirim dalam waktu 10 hari kerja setelah tanggal pemesanan
Pilih opsi







Shino
Saat berubah
Shino adalah wadah keramik langka yang hanya dibuat dalam waktu singkat di dunia teh lebih dari 450 tahun yang lalu. Dari akhir abad ke-16 hingga awal abad ke-17, Shino dipanggang di kiln besar dan kiln lubang. Ciri khas Shino yang memikat adalah warna putih seperti salju yang muncul berkat penggunaan feldspar, dengan sedikit warna api yang memberikan kehangatan yang lembut. Warna yang indah ini sangat sulit dicapai, karena kondisi pemanggangan dengan pengurangan kuat membuat suhu di dalam kiln sulit naik, sehingga diperlukan pengaturan suhu kiln siang dan malam. Proses pemanggangan berlangsung lebih dari sekitar 7 hari, dan dilakukan dalam kondisi yang sangat sulit, menguras energi mental. Hasil akhir juga sangat dipengaruhi oleh musim dan cuaca, menjadikannya sangat sensitif dan tidak bisa lengah barang sejenak. Warna Shino memberikan kesan seperti "tanah yang terlihat saat salju mencair," atau "matahari terbenam yang indah yang terdiri dari awan dan cahaya senja." Menangkap dan mengekspresikan keindahan alami yang murni tanpa campur tangan niat atau maksud apa pun, Shino terus memikat hati orang-orang dari masa lalu hingga sekarang.
Istirahat Hati Shino
Di tengah hari-hari sibuk modern, sulit untuk meluangkan waktu untuk bersantai. Namun, penting untuk berhenti sejenak dan memiliki waktu untuk diri sendiri di tengah kesibukan sehari-hari. Mengapa tidak menciptakan momen untuk menikmati teh atau makanan? Wadah Shino, yang terbuat dari tanah alami dengan butiran kasar, dikatakan "bernapas," memberikan kesan bahwa wadah tersebut memiliki kekuatan hidup. Sentuhan yang hangat dan rasa lembut ketika disentuh oleh bibir dapat menenangkan hati, meredakan stres sehari-hari. Setiap wadah dibuat dengan hati-hati dan penuh perasaan oleh seniman keramik, Kato Takaya, untuk memperkaya hati Anda meskipun hanya sedikit. Bersama wadah Shino, lupakan kesibukan dunia modern dan nikmati momen istirahat untuk jiwa Anda.
Kesesuaian penggunaan
Perawatan
Saat membersihkan, harap gunakan spons atau kain lembut untuk mencuci dengan tangan. Jangan gunakan spons yang mengandung bahan abrasif.
Hal yang perlu diperhatikan